National Poetry Day

  • by

National Poetry Day

love-couple-sunset-sunrise-405251

Seni Mencintaimu

oleh Virgi

aku hanya ingin mencintaimu
seperti hujan menyapa bumi
sampai lupa betapa kerontangnya tanah
tak peduli orang murung karena mendung
yang penting rinduku sampai
seperti daun terlepas jerat dari pohon
seperti api melepas asap, hingga udara


bercengkerama dengan kawan baru
hingga abu tertinggal khusyuk dengan tanah
dan meninggalkan jejak gelora
yang melambai membunuh pilu
dan aku hanya ingin mencintaimu
seperti itu

Bandung, 30 Oktober 2019

Antara Wabah dan Rindu

oleh Putri Padiah

Ini hanya sementara,
Kupikir begitu.
Namun ternyata,
Isyarat rindu berbeda.

1 hari bagaikan 1 pekan,
1 bulan bagaikan 1 tahun.
Sampai kapan wabah ini akan berakhir,
Hingga Memisahkan kita begitu lama.

Pemasukan Masyarakat menjadi sedikit,
Rindu menjadi lebih karena tak kunjung temu.
Masyarakat menjadi hemat,
Namun Rindu menjadi boros.

Baiklah aku mencoba bersabar,
Sampai pertemuan menanti kita.

19 April 2020

road-landscape-nature-forest-39811
heart_shaped_bokeh_2

Tentang Hati

oleh Diahsw

Hati sebenarnya diciptakan bukan untuk dipatahkan
Tapi hati diciptakan untuk saling menyayangi serta memaafkan
Lantas untuk apa diciptakannya hati
Kalau-kalau hanya akan memberikan luka pada diri

Tentang hati, semua orang memiliki isinya tersendiri
Bukan lagi isi hati yang sering tersakiti
Atau pula yang sering patah hati dan dikhianati
Sungguh ini memang sangat ironi

Teruntuk hati yang pernah terlukai
Dapatkah itu pulih kembali?
Teruntuk jiwa yang kelam ini
Bisakah itu terang lagi?

Memang, hidup itu hanyalah fiksi
Bahkan seringkali hanya imajinasi
Akankah dia menyadari
Apa yang aku rasakan saat ini?

Sebuah pesan (2)

oleh Sahal

Dari, pria musim melon
Untuk, wanita bunga mawar

Warna merah, bentuk sumringah, wangi yang indah
Bunga insecure
Melindungi diri dengan duri engkau dara
Butuh pedicure
Berusaha terlihat kuat, cermat, semangat, dari sosokmu yang nikmat
Kamulah cure

i-love-you-message-on-mobile-phone-close-up_free_stock_photos_picjumbo_DSC03044-2210x1474
daniil-kuzelev-QRawWgV6gmo-unsplash

Mata Ganti Mata

oleh Ariel Liu

Dibentak

membentak.
Tak apa, bisik insan pada dirinya sendiri.
: sejak dahulu orang tua mendidik dengan cara keras.

Dibohongi

membohongi.
Tak apa, bisik insan pada dirinya sendiri.
: semua butuh kesan pertama yang baik.

Ditipu

menipu.
Tak apa, bisik insan pada dirinya sendiri.
: uang negara pun dikorupsi tikus-tikus wakil rakyat.

Dibunuh

membunuh.
Tak apa, bisik insan pada dirinya sendiri.
: anakku berteriak dari liang lahat meminta utang darahnya.

Begitu seterusnya hingga Sang Empunya datang namun tiada insan dapat melihat-Nya.
Karena sejatinya, mata ganti mata hanya akan membuat dunia buta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *